Semarang- Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan yang merupakan bagian dari salah satu fakultas yang ada di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang berupaya untuk mewujudkan Smart and Green Campus. Beberapa kegiatan dan pengadaan infrastruktur telah disiapkan oleh FITK untuk menuju smart and green campus. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan secara rutin adalah, kerja bhakti dan olahraga setiap hari jum’at. Smart and green campus dapat diwujudkan melalui beberapa indikator yaitu

  1. Penataan dan Infrastruktur
  2. Energi dan Perubahan Iklim
  3. Pengelolaan Limbah
  4. Pengelolaan Air
  5. Transportasi
  6. Pendidikan dan Penelitian

    Proses Pengolahan Sampah Menjadi BBM

Dalam penataan dan infrastruktur, FITK telah menyediakan ruang terbuka untuk digunakan sebagai tempat kegiatan para mahasiswa. Taman yang asri untuk tempat refreshing bagi para mahasiswa. Serta penyediaan lahan parkir yang mampu menampung transportasi segenap civitas akademika FITK.

Untuk energy dan perubahan iklim, FITK telah memasang beragam poster tentang himbauan untuk hemat energi. Poster tersebut dipasang di sudut-sudut gedung fakultas yang berkaitan dengan hemat energi. Misalnya hemat air, dipasang di dekat toilet dan kamar mandi. Hemat listrik, dipasang di setiap saklar lampu fakultas dan AC.  Pemasangan poster ini bertujuan untuk selalu mengingatkan kepada seluruh pegawai fakultas agar memperhatikan penghematan energi.

Proses Pembuatan Biopori

Selanjutnya dalam pengelolaan limbah, FITK telah mempunyai mesin pengolahan sampah untuk menjadi pupuk kompos dan bahan bakar minyak. Mesin ini dapat dimanfaatkan oleh fakultas untuk mengolah limbah sampah baik organik maupun anorganik. Untuk sampah organik diolah menjadi pupuk kompos, sedangkan sampah anorganik seperti plastic dapat diolah menjadi bahan bakar minyak.

Kemudian dalam hal pengelolaan air, Fakultas telah berkomitmen untuk menghemat pengunaan air. Fakultas telah memasang poster-poster tentang himbauan penghematan air. Selanjutnya dalam hal pendidikan dan penelitian, FITK telah menghimbau kepada para dosen untuk selalu mengintegraikan materi perkuliyahan dengan konsep smart dan green kampus. Kemudian untuk penelitian juga diarahkan kepada konsep  smart and green campus.