UIN Walisongo Online, Semarang – Era pandemi menjadi tantangan dan kendala tersendiri bagi kita, sehingga perlu disikapi dengan cerdas, serta doa dan semangat untuk melakukan usaha dan upaya agar kita bisa melalui dengan selamat. Demikian dikatakan oleh Koordinator Kopertais Wilayah X, Prof Dr Imam Taufiq MAg, saat memberikan sambutan pada acara Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke 15 Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Brebes, Sabtu (11/09/21) di Kampus STAI Brebes.

Lebih lanjut Imam Taufiq yang juga Rektor UIN Walisongo ini menyatakan bahwa tidak boleh menafikan kontribusi orang-orang yg telah membantu  para wisudawan.
“Jangan sampai melupakan orang-orang disekitar yang telah membantu dan memperjuangkan Anda menjadi sarjana. mulai dari orang tua dan para guru.
Mereka berkontribusi terhadap kondisi Saudara sehingga menjadi seperti sekarang. Gunakan ilmu yang telah didapat untuk kemanfaatan dunia dan akherat, sehingga bermanfaat untuk agama bangsa dan negara.” Pesan Imam Taufiq.

“Akhlak dan moral menjadi dasar utama dalam bergaul dengan siapapun. Tawadlu merupakan kunci akhlak yang terbaik untuk mencapai cita-cita. Ini adalah komitmen teologis yang akan membentuk karakter anda. Selain itu toleransi dan moderasi beragama harus juga ditanamkan oleh Saudara untuk bersama membangun masyarakat.” Pungkasnya.

The post Hadiri Wisuda STAI Brebes, Rektor UIN Walisongo: Toleransi dan Moderasi Agama Kunci Membangun Masyarakat appeared first on UIN Walisongo.